TpCpTSzlTSApTfC8TUOiGfC8BY==
Light Dark
Epic Collab! Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA & UGM Bikin Pusat AI Kampus Pertama di RI

Epic Collab! Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA & UGM Bikin Pusat AI Kampus Pertama di RI

Daftar Isi
×




GENREPUBLIKA.COM | YOGYAKARTA
— Ekosistem Artificial Intelligence (AI) di Indonesia makin level up! Kolaborasi epic baru aja terwujud antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison, NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Keempat big players ini resmi launching UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC), pusat teknologi AI berbasis kampus pertama di Tanah Air..

Sebagai bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence, fasilitas ini dirancang buat jadi melting pot alias tempat ngumpulnya pemerintah, praktisi industri, akademisi, sampai tech leaders dunia. Tujuannya clear banget: nge-gas riset AI terapan di sektor-sektor strategis yang impactful buat negara.

Bukan Sekadar FOMO, Siap Jadi Trendsetter Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, spill kalau inisiatif ini adalah langkah strategis biar Indonesia nggak cuma jadi followers yang ikutan FOMO sama teknologi AI, tapi berani jadi trendsetter inovasi.

"Melalui inisiatif ini, kita sedang meletakkan fondasi kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan bahwa AI menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, dan solusi atas berbagai tantangan utama bangsa," tegas Meutya.

Flexing Infrastruktur "Sultan" Bicara soal spek, pusat riset ini nggak main-main.  NVAITC di-support penuh oleh platform AI full-stack dari NVIDIA dan 'GPU Merdeka' andalan Indosat—yang merupakan layanan sovereign GPU-as-a-Service kebanggaan lokal. l. Infrastruktur tingkat sultan ini ngasih akses komputasi enterprise-grade, pretrained models, dan mentorship kelas dunia buat para mahasiswa dan researchers UGM.

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan komitmen mereka buat bawa vibes ekosistem AI global ke Tanah Air. Harapannya, talenta lokal bisa unjuk gigi dengan main character energy mereka.

"Kita berkomitmen mendukung visi pemerintah menempatkan Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi AI, melainkan sebagai bangsa yang menciptakan dan menyumbangkan inovasi AI bagi dunia," ujar Vikram.

Dari Kesehatan Sampai Mitigasi Bencana Nggak cuma sekadar wacana dan jualan hype, UGM Indosat NVAITC udah nyiapin tiga project strategis yang bakal jadi game-changer:

  • eNose-TB: Inovasi alat screening penyakit TBC berbasis AI biar cek kesehatan makin gampang dan accessible.

  • SmartAgri: Teknologi buat bikin sektor pertanian tropis makin produktif dan efisien.

  • Tech4Disaster: Platform AI geospasial yang canggih banget buat bantu mitigasi bencana alam.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., nyambut baik banget collab gokil ini. Menurutnya, hal ini sejalan dengan goals kampus buat nyiapin SDM dan talenta digital yang siap survive menghadapi tantangan masa depan.

Proses panjang yang udah digodok sejak pertengahan 2025 ini akhirnya pay off.   NVAITC siap ngebuktiin kalau talenta Gen Z dan inovator lokal bisa bikin gebrakan global.  Ready to level up?