TpCpTSzlTSApTfC8TUOiGfC8BY==
Light Dark
Presiden Prabowo Nilai Kinerja Pemerintahan: "Angka Sempurna Milik Tuhan, Kalau Presiden 98"

Presiden Prabowo Nilai Kinerja Pemerintahan: "Angka Sempurna Milik Tuhan, Kalau Presiden 98"

Daftar Isi
×

 


JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membagikan pandangannya yang bernada kelakar terkait standar penilaian dan hierarki kekuasaan di Indonesia. Saat memuji kinerja salah satu menterinya pekan ini, Prabowo menegaskan bahwa nilai sempurna 100 secara mutlak hanyalah milik Tuhan Yang Maha Kuasa, sementara lembaga-lembaga negara mengekor di bawahnya mengikuti urutan konstitusi.

Pernyataan tersebut dilontarkan Prabowo ketika ia secara terbuka mengevaluasi kinerja Bahlil Lahadalia. Prabowo—yang menyebut dirinya sebagai figur yang pelit memberikan nilai tinggi—menghadiahi Bahlil dengan skor 88 hingga 89, sebuah angka yang ia kategorikan sebagai "memuaskan".

"Orang yang sudah lama bekerja dengan saya pasti tahu bahwa saya ini termasuk yang susah memberi nilai," ujar Prabowo di hadapan para audiens.

Ia kemudian menguraikan standar penilaiannya yang didasarkan pada tata urutan negara. Setelah menempatkan Yang Maha Kuasa di angka 100, Prabowo sempat menyebut nilai 99 untuk presiden, namun ia segera meralatnya agar tidak menyalahi tatanan konstitusi.

Menurut Prabowo, nilai 99 merupakan hak Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI sebagai representasi rakyat. Sementara itu, Presiden Republik Indonesia berada di posisi selanjutnya dengan nilai 98.

"Nilai 97 dimiliki oleh DPR RI, 96 untuk DPD RI. Sedangkan nilai 95 dimiliki oleh para ketua umum partai," jelas Prabowo, memancing tawa para peserta yang hadir.

Dengan matriks standar yang tinggi tersebut, Prabowo menegaskan bahwa skor 88 atau 89 bagi seorang menteri sudah tergolong pencapaian yang sangat baik. Meski demikian, ia menganalogikan masa kerja kabinetnya saat ini layaknya ujian tengah semester (mid-semester), yang berarti para pembantunya masih memiliki waktu untuk terus memperbaiki nilai dan kinerja mereka.

Di luar kelakar mengenai rapor menteri, sang Presiden menggarisbawahi pandangan positifnya terhadap arah pemerintahan secara keseluruhan. Ia menegaskan optimismenya dan mengaku bangga terhadap sejumlah prestasi riil yang telah dicapai kabinetnya sejauh ini.
Special Ads
Special Ads
Special Ads