TpCpTSzlTSApTfC8TUOiGfC8BY==
Light Dark
Sorotan Utama Pidato Kenegaraan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI

Sorotan Utama Pidato Kenegaraan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI

Daftar Isi
×

GENREPUBLIKA.COM | Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo memaparkan sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan masa pemerintahan sekaligus menyampaikan berbagai target dan kebijakan yang akan dilanjutkan.

Berikut sejumlah poin penting yang disampaikan Prabowo:

1. Pemerintah Klaim Telah Jalankan 121 Kebijakan Transformatif

Prabowo menyebut pemerintah telah menetapkan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 21 bulan atau 663 hari pemerintahan. Menurutnya, kebijakan tersebut ditujukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang sebagian telah berlangsung selama puluhan tahun.

2. Apresiasi Kerja Keras Para Menteri

Prabowo mengapresiasi jajaran menteri dan pembantunya yang disebut telah bekerja keras menjalankan berbagai kebijakan pemerintah. Ia bahkan menyebut sejumlah menteri mengalami kelelahan hingga harus menjalani perawatan medis.

Prabowo berjanji akan memberikan waktu istirahat yang lebih banyak kepada para pembantunya pada sisa masa pemerintahan.

3. BPK Disebut Selamatkan Keuangan Negara Rp112 Triliun

Prabowo mengungkapkan rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sepanjang 2025 disebut telah menghasilkan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp112 triliun.

Menurutnya, BPK memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan uang negara berjalan sesuai aturan.

4. Indonesia Diklaim Tak Lagi Impor Solar Mulai Juli 2026

Prabowo menyatakan Indonesia mulai 1 Juli 2026 tidak lagi mengimpor solar. Hal tersebut dikaitkan dengan implementasi biodiesel B50 yang menggunakan campuran bahan bakar berbasis minyak sawit.

Menurut Prabowo, kebijakan tersebut mampu menghemat devisa sekitar US$9,5 miliar atau setara Rp170 triliun.

5. Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan Menembus 6 Persen

Prabowo menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada kuartal I 2026 dan 5,45 persen pada semester I 2026.

Ia optimistis pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai 6 persen. Namun, Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan tujuan akhir, melainkan harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

6. Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Semakin Kuat

Prabowo menyatakan kondisi pangan Indonesia berada dalam keadaan aman dan siap menghadapi ancaman El Nino yang diperkirakan berlangsung kuat.

Pemerintah juga mengklaim telah mencapai swasembada pada delapan komoditas, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

7. Swasembada Bawang Putih Ditargetkan Tercapai dalam Tiga Tahun

Meski mengklaim telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan, Prabowo mengakui masih terdapat sejumlah komoditas yang belum mandiri.

Pemerintah menargetkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun, sementara daging sapi dan kerbau masih dalam proses menuju swasembada.

8. Indonesia Didorong Semakin Mandiri di Tengah Konflik Global

Prabowo menyoroti situasi geopolitik dunia yang ditandai konflik, perang dagang, serta gangguan rantai pasok.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan Indonesia harus memperkuat kemandirian dan tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar negeri.

9. Remunerasi Hakim Junior Naik hingga 280 Persen

Pemerintah disebut telah meningkatkan remunerasi hakim hingga 280 persen untuk hakim paling junior.

Prabowo mengatakan peningkatan kesejahteraan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat supremasi hukum dan menjaga independensi hakim, dengan tetap menekankan pentingnya akuntabilitas.

10. Target 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih

Prabowo menargetkan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih dapat berdiri dan berfungsi hingga akhir 2026.

Saat ini, pemerintah mengklaim telah membangun 100 kampung nelayan yang dilengkapi fasilitas seperti pelabuhan, tempat pelelangan ikan, ruang penyimpanan dingin, bengkel, fasilitas pengolahan hasil laut, perumahan, serta fasilitas sosial.

11. Pemerintah Targetkan Swasembada Daging

Untuk memenuhi kebutuhan protein nasional, pemerintah menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada daging sapi dan kerbau dalam beberapa tahun mendatang.

Prabowo menyebut pemerintah akan memanfaatkan teknologi dan pengetahuan dari perusahaan peternakan dunia, termasuk teknologi pengembangbiakan ternak.

12. Restrukturisasi BUMN Terus Dilakukan

Prabowo mengungkapkan pemerintah menemukan 1.074 entitas BUMN dan turunannya saat Danantara dibentuk.

Pemerintah menargetkan jumlah tersebut dipangkas menjadi maksimal 300 perusahaan pada akhir 2026. Prabowo menyebut langkah tersebut dilakukan untuk menutup perusahaan yang dinilai tidak produktif dan memperkuat BUMN yang memberikan nilai tambah.

13. Restrukturisasi BUMN Diklaim Hemat Rp50 Triliun

Perampingan BUMN disebut telah menghasilkan penghematan biaya overhead sekitar Rp50 triliun per tahun.

Penghematan tersebut berasal antara lain dari biaya direksi dan komisaris, sewa gedung, kendaraan, serta perjalanan dinas. Pemerintah menargetkan penghematan meningkat hingga lebih dari Rp70 triliun pada akhir 2026.

14. Keuntungan BUMN 2025 Disebut Mencapai Rp326 Triliun

Prabowo menyatakan keuntungan BUMN pada 2025 mencapai Rp326 triliun, meningkat 75,3 persen dibandingkan angka 2024 setelah koreksi pemerintah sebesar Rp186 triliun.

Ia juga memproyeksikan dividen BUMN pada 2026 dapat mencapai Rp200 triliun tanpa tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN).

15. Pemerintah Buka Opsi Pengadilan Ad Hoc untuk BUMN

Prabowo menyoroti tata kelola sejumlah BUMN yang dinilai bermasalah. Ia membuka kemungkinan pembentukan pengadilan ad hoc untuk mengusut pengurus dan direksi BUMN dalam kurun waktu 30 tahun terakhir.

Di sisi lain, Prabowo juga membuka peluang pemberian pengampunan kepada pejabat BUMN yang mengakui kesalahan dan bersedia memperbaiki diri.

16. Danantara Dorong Hilirisasi Nasional

Pemerintah menggunakan keuntungan BUMN untuk mempercepat program hilirisasi melalui Danantara.

Prabowo menyebut sebanyak 26 proyek hilirisasi telah memasuki tahap groundbreaking sepanjang Februari hingga April 2026, mencakup sektor batu bara, mineral, dan logam.

17. Investasi Semester I 2026 Capai Rp1.010 Triliun

Prabowo menyebut realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 mencapai Rp1.010 triliun, tumbuh 7,2 persen secara tahunan.

Investasi tersebut disebut telah menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja dan mencapai sekitar 49,5 persen dari target investasi nasional 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun.

18. Pengemudi Ojol Disebut Mendapat Porsi 92 Persen

Pemerintah mengklaim telah mengatur pembagian hasil yang lebih adil antara pengemudi ojek online dan perusahaan aplikator.

Menurut Prabowo, porsi pendapatan pengemudi meningkat dari sebelumnya 80 persen menjadi 92 persen setelah adanya intervensi pemerintah.

19. Seribu Tambang Timah Ilegal di Bangka Belitung Diusut

Prabowo mengungkapkan sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung telah ditutup pemerintah.

Ia meminta TNI dan Polri mengusut bagaimana aktivitas ilegal dalam jumlah besar tersebut dapat berlangsung. Prabowo juga menekankan agar aparat tidak ragu menindak anggota yang terbukti melakukan pelanggaran.

20. DSI Akan Kelola Komoditas Ekspor Strategis

Prabowo mengatakan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) ke depan akan memperluas pengelolaan komoditas ekspor strategis Indonesia.

Sejak mulai beroperasi pada 1 Juni 2026, DSI disebut telah memantau ekspor tiga komoditas strategis dengan nilai sekitar US$14 miliar. Pemerintah juga menyebut adanya potensi tambahan devisa hingga US$5 miliar dari perbedaan dan penyesuaian harga serta pembayaran devisa hasil ekspor.

21. Pemerintah Targetkan Garuda Mulai Untung pada 2027

Prabowo menyatakan pemerintah optimistis Garuda Indonesia dapat kembali mencatatkan keuntungan pada awal 2027.

Pembenahan maskapai pelat merah tersebut disebut telah dilakukan, termasuk mengaktifkan kembali pesawat yang sebelumnya tidak beroperasi. Hingga Juni 2026, pemerintah menyebut 20 pesawat telah direaktivasi.

22. Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Capai 30.000

Pemerintah menargetkan 30.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berdiri dan beroperasi hingga akhir 2026.

Dari sekitar 10.000 KDMP yang telah dibangun, Prabowo menyebut 3.300 di antaranya telah beroperasi secara optimal. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat desa sekaligus memperbaiki rantai pasok.

23. Negara Tanggung Iuran JKN 96,8 Juta Warga

Prabowo menyampaikan pemerintah menanggung penuh iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 96,8 juta warga miskin dan tidak mampu.

Ia menegaskan perlindungan kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan ketika seseorang telah mengalami penyakit berat, tetapi juga melalui upaya pencegahan.

24. Digitalisasi Bansos Percepat Verifikasi

Pemerintah menyebut digitalisasi bantuan sosial telah diterapkan di 153 kabupaten/kota pada 38 provinsi.

Lebih dari 3 juta keluarga disebut telah mendaftar untuk program bantuan sosial. Prabowo mengatakan proses verifikasi yang sebelumnya dapat berlangsung hingga berbulan-bulan kini dapat dilakukan dalam hitungan menit atau jam.

25. Pemerintah Dorong Ekonomi Hijau

Prabowo menegaskan ekonomi hijau menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.

Pemerintah telah menerapkan sistem registrasi unit karbon dan menjalankan bursa nilai ekonomi karbon dengan standar internasional. Menurut Prabowo, perlindungan hutan dan pengurangan emisi dapat membuka peluang ekonomi melalui perdagangan karbon.

26. Pupuk Indonesia Klaim Laba Naik 252,8 Persen

Prabowo menyebut keuntungan PT Pupuk Indonesia meningkat 252,8 persen meskipun harga pupuk telah diturunkan 20 persen.

Pemerintah sebelumnya menghapus 145 aturan terkait penyaluran pupuk. Kebijakan tersebut diklaim membuat pupuk lebih mudah diperoleh masyarakat dengan harga yang lebih rendah.

27. Danantara Diapresiasi, Pimpinan Diusulkan Mendapat Tanda Kehormatan

Prabowo memberikan apresiasi terhadap manajemen dan pimpinan Danantara dalam mengelola aset negara.

Ia bahkan mengusulkan agar pimpinan Danantara memperoleh tanda kehormatan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pidato tersebut menjadi momentum bagi pemerintah untuk memaparkan sejumlah capaian sekaligus target pembangunan yang akan dikejar pada sisa masa pemerintahan. Berbagai klaim yang disampaikan pemerintah tersebut selanjutnya menjadi bagian yang perlu terus dipantau dari sisi pelaksanaan, capaian, dan dampaknya terhadap masyarakat.