TpCpTSzlTSApTfC8TUOiGfC8BY==
Light Dark
Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 600 Meter Membelah Kaki Gunung Arjuno Sambut HUT ke-81 RI

Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 600 Meter Membelah Kaki Gunung Arjuno Sambut HUT ke-81 RI

Daftar Isi
×

 


GENREPUBLIKA.COM | MALANG, Jawa Timur — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah pemandangan memukau tersaji di kaki Gunung Arjuno, Kabupaten Malang. Sebuah bendera Merah Putih raksasa sepanjang 600 meter sukses dibentangkan, membelah hamparan hijau perbukitan dan menarik perhatian siapa saja yang melintas di kawasan tersebut.

Instalasi berskala besar ini bukanlah proyek pemerintah, melainkan inisiatif murni dari masyarakat Dusun Krajan Tengah, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang. Lebih dari sekadar perayaan visual, proyek ini menjadi manifestasi nyata dari ketahanan nilai gotong royong di akar rumput.

Koordinator kegiatan, Fendy, menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan secara swadaya tanpa melibatkan pihak sponsor.

"Kegiatan ini murni dari kesadaran warga Dusun Krajan Tengah. Pembiayaannya dilakukan secara sengkuyung atau patungan seikhlasnya tanpa proposal penggalian dana," ujar Fendy. "Kami ingin menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup dan nyata di tengah masyarakat."

Proses Pengerjaan Tiga Bulan

Membentangkan kain sepanjang lebih dari setengah kilometer di lereng gunung dengan kontur miring tentu menuntut dedikasi tinggi. Pembuatan bendera ini memakan waktu hampir tiga bulan. Warga bahu-membahu mulai dari tahap pengumpulan dana, pembelian bahan, hingga proses menjahit kain raksasa tersebut secara mandiri.

Setelah bendera rampung, proses instalasi menjadi tantangan tersendiri. Medan lereng Gunung Arjuno yang terjal mengharuskan persiapan logistik yang matang. Puluhan warga menghabiskan waktu sekitar satu pekan di lapangan untuk mengangkut material dan memasang struktur penyangga.

Menurut salah satu anggota tim kreatif, Dian, warga harus mengerahkan alat berat dan material pendukung untuk memastikan bendera terpasang sempurna. "Kami menyiapkan dua unit truk, scaffolding (perancah), tali tambang, besi, kayu, bambu, serta berbagai peralatan lainnya agar pemasangan dapat dilakukan dengan aman dan baik," jelasnya.

Simbol Persatuan di Akar Rumput

Slamet (45), salah seorang tokoh masyarakat setempat, menilai bahwa pengorbanan waktu dan tenaga tersebut terbayar lunas saat melihat sang Merah Putih berkibar megah berlatarkan puncak Gunung Arjuno. Ia menyebut bendera ini bukan sekadar dekorasi seremonial, melainkan pengingat visual akan kecintaan terhadap Tanah Air.

Gunung Arjuno—gunung tertinggi kedua di Jawa Timur dengan ketinggian 3.399 meter di atas permukaan laut—kini tidak hanya menjadi primadona bagi para pendaki, tetapi juga saksi bisu kebersamaan warga Desa Wonorejo.

Melalui bentangan Merah Putih ini, warga berharap peringatan kemerdekaan tahun ini dapat menginspirasi masyarakat luas untuk memaknai hari jadi bangsa bukan sekadar sebagai perayaan tahunan. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan mampu terus memperkuat solidaritas, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah tantangan zaman.