GENREPUBLIKA.COM | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia semakin dekat dengan target swasembada energi. Menurutnya, pencapaian tersebut akan membuat ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak (BBM) semakin berkurang.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Kamis (27/8/2026). Ia mengatakan pemerintah terus mendorong kemandirian energi agar kebutuhan BBM nasional dapat dipenuhi dari dalam negeri.
“Sebentar lagi swasembada energi dan insyaallah dalam waktu tidak lama, kita tak perlu impor terlalu banyak BBM dari manapun,” ujar Prabowo.
Selain energi, Prabowo juga menyinggung capaian pemerintah di sektor ketahanan pangan. Ia menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan pemerintah terus memperluas program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Prabowo, program MBG saat ini telah dirasakan oleh lebih dari 62 juta penerima manfaat. Pemerintah juga telah membangun puluhan ribu dapur untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Meski demikian, Prabowo mengakui pelaksanaan MBG masih menghadapi berbagai tantangan dan kekurangan. Pemerintah, kata dia, akan terus melakukan perbaikan agar manfaat program dapat dirasakan secara luas.
“MBG adalah program besar, tantangan banyak, kekurangannya masih banyak, tapi kita akan selesaikan kekurangan tersebut,” katanya.
Prabowo menegaskan manfaat MBG harus dapat diterima oleh kelompok yang menjadi sasaran program, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.
B50 Jadi Langkah Kemandirian Energi
Upaya menuju swasembada energi sebelumnya diwujudkan pemerintah melalui penerapan biodiesel B50, yakni bahan bakar yang menggunakan campuran biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 50 persen dengan solar.
Program tersebut mulai berlaku pada 1 Juli 2026 berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026.
Saat meresmikan implementasi B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, pada 9 Juli 2026, Prabowo menyebut Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan mandatori B50.
Menurutnya, pemanfaatan biodiesel berbasis sawit merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan sumber daya alam nasional untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri sekaligus memperkuat kemandirian energi Indonesia.