GENREPUBLIKA.COM | Pernah nggak sih, waktu dengar kabar sekolah sampai kuliah negeri bakal digratiskan, hati langsung senang tapi sedetik kemudian muncul pikiran, "Ini beneran bisa kejadian, nggak, sih?" Wajar banget kalau ragu, karena membiayai pendidikan untuk seluruh anak Indonesia jelas butuh dana yang luar biasa besar.
Kabar baiknya, keraguan itu kini mulai terjawab dengan bukti nyata. Kepala Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menyatakan dukungannya terhadap keinginan Presiden Prabowo Subianto untuk menggratiskan biaya pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi negeri, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi. Ia bahkan menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi.
Sebagai langkah awal yang terukur, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk pendidikan gratis di jenjang SD dan SMP pada tahun anggaran 2027 ini menjadi kali pertama alokasi semacam ini tersedia dalam postur anggaran negara.
Kenapa "Baru" Rp5 Triliun? Ini Fondasi, Bukan Sulap
Banyak yang mungkin bertanya, "Katanya sekolah sampai kuliah mau digratiskan, kok anggarannya baru Rp5 triliun? Jangan-jangan cuma janji manis, mana cukup buat seluruh Indonesia?" Pertanyaan itu masuk akal tapi jawabannya justru menunjukkan betapa realistisnya kebijakan ini.
Ibaratnya begini: kita ingin membangun rumah impian tiga lantai. Kita tidak mungkin langsung memborong genteng dan semen untuk semua lantai di hari pertama. Yang dilakukan lebih dulu adalah menyiapkan modal untuk mengecor fondasi dan lantai satu yang kokoh. Anggaran Rp5 triliun ini adalah "modal fondasi" pemerintah, agar sekolah SD dan SMP bisa gratis lebih dulu, sebelum bertahap merambat ke jenjang SMA dan kampus seiring kemampuan fiskal negara membaik.
Said Abdullah sendiri mengingatkan agar publik memahami konteks ini. Ia menekankan bahwa pelaksanaan pendidikan gratis perlu disesuaikan dengan ketersediaan anggaran negara, dan untuk tahun 2027 anggaran SD-SMP baru tersedia untuk pertama kalinya sebesar Rp5 triliun.
Bukan Sekadar Wacana, Sinergi Presiden dan DPR Sudah Terbukti
Yang membuat kabar ini lebih meyakinkan adalah komitmen tersebut tidak berhenti di ucapan melainkan sudah mulai tercatat dalam pembahasan anggaran resmi negara. Dukungan solid dari Banggar DPR RI menjadi bukti bahwa visi Presiden bukan wacana semata, melainkan program prioritas yang turut diaminkan oleh wakil rakyat.
Untuk kepemimpinan yang bekerja nyata, bertahap, dan mampu menyatukan berbagai pihak demi masa depan anak-anak Indonesia inilah arah yang patut kita kawal bersama.
